Showing posts with label Tips Mesin Cuci. Show all posts
Showing posts with label Tips Mesin Cuci. Show all posts

Cara Mencuci Pakaian Dengan Mesin Cuci

Mesin cuci merupakan salah satu produk elektronik yang paling banyak digunakan oleh para ibu rumah tangga. Kegunaan dari mesin cuci ini sendiri adalah untuk mempermudah proses mencuci pakaian secara otomatis. Jadi apabila tidak menggunakan mesin cuci, kita perlu mengucek, dan mencelupkan cucian beberapa kali, dan tentu kegiatan tersebut memerlukan tenaga dan waktu yang tidak sebentar, sangat tidak efisien untuk para ibu rumah tangga yang memiliki pekerjaan mengurus rumah, maka dengan menggunakan mesin cuci kegiatan mencuci akan digantikan serba otomatis oleh mesin cuci.

Namun tahukah anda pada jaman dahulu, tepatnya sebelum memasuki tahun 2000, orang-orang menggunakan cara manual untuk mencuci pakaian. Karena pada jaman itu, mesin cuci belum di produksi secara manual untuk keperluan rumah tangga. Walaupun mencuci telah digunakan untuk keperluan bisnis seperti laundry, namun penggunaan mesin cuci untuk keperluan pribadi masih belum sepopuler sekarang ini. Karena pada tahun 80-an, mesin cuci yang diproduksi memerlukan daya listrik yang sangat besar, sehingga apabila digunakan untuk keperluan pribadi, akan sangat merugikan. Sehingga tidak heran bahwa pada tahun-tahun 80 sampai 90-an, bisnis laundry begitu popular di kota-kota besar.

Memasuki tahun 2000, kebutuhan untuk mencuci pakaian sendiri di rumah dengan menggunakan mesin cuci mulai digandrungi oleh para ibu rumah tangga. Karena dengan memiliki mesin cuci sendiri, dirasa lebih praktis untuk mencuci pakaian, ketimbang harus mencuci menggunakan jasa laundry. Kebutuhan mesin cuci untuk keperluan rumah tangga rupanya telah di respon positif oleh produsen-produsen elektronik terkemuka semacam Samsung, LG, Toshiba, dan Polytron. Mereka berlomba-lomba menciptakan produk mesin cuci dengan berbagai spesifikasi dan fitur yang telah mengadopsi teknologi canggih, salah satu teknologi canggih tersebut adalah fitur go green, yang memungkinkan mesin cuci dijalankan dengan daya listrik yang rendah, dan juga air yang dibutuhkan juga sedikit, sehingga akan sangat menghemat tagihan listrik dan air anda.

Untuk mencuci dengan menggunakan mesin cuci, anda hanya perlu memasukkan pakaian kotor anda kedalam mesin cuci beserta sabun cuci secukupnya. Kemudian anda perlu menekan tombol on untuk menyalakan mesin dan tunggu sampai proses pencucian selesai. walaupun telihat cukup mudah, namun masih banyak orang belum paham cara mencuci dengan menggunakan mesin cuci. Jangan sampai cucian anda malah berantakan dan justru malah rusak akibat anda salah mencuci menggunakan mesin cuci. Untuk itu anda perlu memperhatikan penjelasan di artikel ini, mengenai cara mencuci menggunakan mesin cuci yang baik dan benar.

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah kumpulkan pakaian kotor anda dalam satu wadah. Kemudian pisahkan berdasarkan warna. Perhatikan jangan campurkan pakaian berwarna putih  dengan pakaian berwarna lain agar nanti pada saat proses pencucian, warna pakaian tidak tercampur, atau luntur.

Kemudian perhatikan pada tanda tag atau label khusus pada pakaian anda, perhatikan masing-masing pakaian perlu cara mencunci dan penanganan yang berbeda. Kemudian untuk mendapatkan hasil maksimal anda perlu merendam pakaian menggunakan detergen dalam wadah khusus. Kemudian jika pakaian anda terdapat noda membandel, rendam dalam air detergen dengan wadah terpisah, dan jangan di campur dengan proses cucian pakaian yang tidak terkena noda.

Kemudian jika proses pencucian telah selesai, maka mesin cuci akan otomatis menghentikan proses kerja mesin. lalu angkat cucian dan pindahkan ke tabung pengering untuk menghilangkan sisa air agar tidak lembab, kemudian segera jemur di tempat terbuka yang terkena sinar matahari, agar cucian terbebas dari kuman dan bakteri.

Sudah Tahu Bagaimana Menggunakan Mesin Cuci Hemat Energi ?

Mesin cuci hemat energy adalah salah satu jenis fitur pada mesin cuci yang paling banyak digandrungi oleh para ibu rumah tangga. Mesin cuci hemat energy biasanya dibanderol dengan harga yang cukup murah, biasanya  di pasaran sendiri mesin cuci hemat energy harga nya berkisar antara Rp. 700.000 sampai Rp. 5 juta, tidak heran dengan harga yang terbilang cukup terjangkau ini membuat mesin cuci dengan fitur hemat energy sangat popular di kalangan ibu rumah tangga.
Sekarang ini di pasaran sangat banyak tersedia beragam model mesin cuci hemat energy.


Banyak produsen elektronik terkemuka yang berlomba-lomba mengklaim bahwa mesin cuci yang diproduksinya adalah mesin cuci hemat energy. Dengan memiliki mesin cuci hemat energy, akan sangat membantu dalam hal hemat biaya listrik, dan biaya tagihan air yang tiap bulan dikeluarkan. Namun sayangnya, tidak semua orang mau berpikir untuk membeli mesin cuci hemat energy, ada beberapa alasan dimana orang tersebut tidak mau membeli mesin cuci hemat energy dikarenakan, mungkin sudah punya mesin cuci namun, mesin cuci yang dimiliki adalah tipe kuno, atau mungkin di dalam rumahnya sudah tidak tersedia ruang yang cukup untuk meletakkan mesin cuci yang baru, sehingga apabila dipaksakan untuk membeli mesin cuci hemat energy malah akan menambah sesak rumah.

Anda pasti sudah mengetahui bahwa mesin cuci terdapat 2 jenis, yaitu mesin cuci front loading dan mesin cuci top loading. Masing-masing  jenis mesin cuci tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan, namun jika kita berbicara mesin cuci hemat energy, saya merekomendasikan untuk membeli mesin cuci front loading, karena selain hemat listrik, juga hemat air. Namun sayang nya, di pasaran sendiri harga untuk satu unit mesin cuci front loading masih cukup mahal yakni antara 3 juta sampai 5 juta itupun tergolong yang paling murah. Sebenarnya ada juga mesin cuci top loading yang hemat energy dan lebih murah bila dibandingkan deengan mesin cuci front loading, namun kualitas dan kinerja mesin cuci top loading kurang bagus apablia di bandingkan dengan mesin cuci front loading.

Bagi anda yang tidak ingin membeli mesin cuci front loading karena terlalu mahal, ataupun anda sudah memiliki mesin cuci namun dengan tipe kuno, anda masih bisa melakukan hemat energy terutama energy listrik yang memang setiap tahun tariff listrik rumah tangga selalu mengalami peningkatan.

1.    Gunakan air Secukupnya

Gunakan air secukupnya, apalagi ini memasuki musim kemarau, banyak tempat di daerah-daerah sedang mengalami kekeringan dan kekurangan air. Setelah air bilasan pertama, gunakan untuk perendaman di cucian berikutnya, baru kemudian dibilas dengan air bersih.

2.    Mencuci Semi Manual

Tidak sepenuhnya menggunakan mesin cuci itu praktis, walaupun anda menggunakan mesin cuci, tetap saja anda perlu menunggu sekitar 10 menit hingga proses mencuci selesai. Selama proses menunggu ini, listrik yang dikeluarkan untuk proses otomatisasi mesin terbilang cukup besar yakni sekitar 500-800 watt, itupun tergantung kapasitas mencuci, apabila anda mencuci terlalu banyak, maka daya listrik yang dikeluarkan juga meningkat.

Dari pada anda membuang waktu untuk menunggu dan juga boros listrik, kenapa anda tidak melakukan secara manual, misalnya biarkan mencuci menggunakan mesin cuci, lalu proses pembilasan dilakukan secara manual. Hal ini selain akan lebih hemat listrik, juga akan mempercepat proses pencucian.

3.    Pengeringan
Lakukan proses pengeringan dengan cara manual yaitu dengan cara menjemur pakaian di tempat terbuka yang langsung terkena sinar matahari. Cara ini dirasa sangat hemat energy mengingat, apabila menggunakan mesin cuci untuk proses pengeringan, maka daya listrik yang dibutuhkan lebih besar ketimbang proses pencuci, yakni sekitare 2000 watt.

Spesifikasi Dan Harga Mesin Cuci Sharp Aquamagic

Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa mesin cuci merupakan salah satu produk elektronik yang paling banyak digunakan saat ini. Hampir disetiap rumah tangga, pasti memiliki paling tidak 1 unit mesin cuci. Mesin cuci memang sebuah terobosan teknologi yang sangat membantu khususnya bagi para ibu rumah tangga, yang tidak perlu lagi harus repot hanya untuk sekedar mencuci pakaian. Bayangkan, proses mencuci pakaian tanpa menggunakan mesin cuci adalah yang paling merepotkan bila dibandingkan dengan proses aktifitas kehidupan ibu rumah tangga lainnya misalnya seperti membersihkan rumah, atau memasak. Menurut survey yang dilakukan oleh situs rinso.co.id, proses mencuci pakaian tanpa mesin cuci (manual) diperlukan waktu paling tidak 2 jam, itu pun belum termasuk proses mengeringkan cucian (menjemur). Jadi lebih praktis bila mencuci menggunakan mesin cuci.


Di pasaran sendiri saat ini tersedia banyak sekali produk mesin cuci dengan berbagai merek dan spesifikasi. Bila anda memutuskan untuk membeli mesin cuci, anda perlu melakukan survey terlebih dahulu. Hal ini bertujuan sebagai wadah pengetahuan anda, dalam hal mendapatkan informasi penting terkait produk mesin cuci, misalnya saja teknologi yang digunakan, kapasitas mencuci, harga, dan beberapa informasi penting lainnya.

Dalam artikel kali ini kita akan membahas produk mesin cuci Sharp. Sharp merupakan salah satu produsen elektronik yang berasal dari negara Jepang, tepatnya dari Kota Tokyo. Bisa dikatakan Produsen elektronik Sharp merupakan pemain bisnis untuk segmentasi elektronik menengah ke bawah, karena bila dibandingkan dengan produk elektronik Samsung atau LG, maka harga nya jauh lebih murah produk elektronik Sharp. Maka dari itu, bila anda menginginkan mesin cuci yang murah dan ekonomis, pilihan terbaik nya adalah Sharp.

Apabila anda menginginkan mesin cuci Sharp, ada baiknya anda coba memilih mesin cuci Sharp dengan jenis Sharp Aquamagic. Mesin cuci Sharp Aquamagic memiliki variasi yang berbeda, karena memiliki fitur dan spesifikasi serta model yang beragam, sehingga anda bisa mendapatkan banyak pilihan yang sesuai dengan kebutuhan anda. Untuk harga dikarenakan Sharp fokus pada segmentasi menengah ke bawah, sehingga harga nya jauh lebih murah ketimbang mesin cuci Samsung atau LG, anda bisa membawa pulang mesin cuci Sharp Aquamagic dengan harga termurah sekitar 1,7 juta rupiah.

Dengan harga 1,7 juta rupiah anda sudah bisa membawa pulang mesin cuci sharp dengan kapasitas mencuci hingga 7 kg. namun Sharp juga menyediakan mesin cuci dengan kapasitas diatas 7 kg, seperti mesin cuci sharp aquamagic dengan kapasitas 8kg, 9 kg, serta 14 kg, tentu dengan harga yang lebih bervariasi dan fitur  serta spesifikasi yang berbeda pula.

Untuk mesin cuci sharp aquamagic dengan kapasitas 8kg, Sharp menyediakan model dua tabung dengan harga sekitar 1,6 juta hingga 1,9 juta. Sedangkan untuk tipe satu tabung harga nya lebih murah yakni sekitar 1,2 jutaan. Namun untuk mesin cuci satu tabung dengan kapasitas diatas 8 kg, harga nya cukup mahal yakni 2,9 jutaan. Mesin cuci jenis sharp aquamagic yang cocok untuk kapasitas 8 kg ke atas adalah tipe ES-R82KY-G. mesin cuci jenis ini memiliki desain yang unik. Dengan menempatkan bentuk lingkaran pada bagian depan, dan terlihat datar pada bagian belakang sehingga menimbulkan kesan elegan.

Jika anda menginginkan mesin cuci sharp aquamagic dengan kapasitas 10 kg, anda perlu merogoh kocek yang lumayan mahal sekitar 4 jutaan.  Sharp juga menyediakan mesin cuci sharp aquamagic dengan kapasitas yang lebih besar yakni 14 kg, dengan tipe ES-TM14PY dengan harga 5 jutaan.

Mesin Cuci Front Loading Dan Mesin Cuci Top Loading

Penjelasan Rinci Antara Mesin Cuci Front Loading Dan Mesin Cuci Top Loading - Sudah bukan rahasia umum lagi kalau para ibu rumah tangga lebih senang mencuci menggunakan mesin cuci ketimbang dengan cara tradisional, selain lebih praktis mencuci dengan menggunakan mesin cuci juga akan menghindarkan kontak langsung tangan dengan deterjen, sehingga tidak membuat tangan cepat keriput dan kasar. Mencuci dengan menggunakan mesin cuci akan sangat memangkas waktu, karena sekarang telah hadir mesin cuci yang dapat mengeringkan pakaian secara otomatis, jadi setelah anda mencuci, anda bisa langsung mengeringkan nya hanya dengan menekan tombol.


Namun, Pernahkah anda memperhatikan bahwa mesin cuci sebetulnya memiliki 2 jenis perbedaan berdasarkan bukaan nya?, mesin cuci jenis bukaan atas atau top loading dan mesin cuci bukaan depan atau front loading. Sebagian besar dari kita pasti tidak memperhatikan kalau mesin cuci ternyata memiliki perbedaan pada bagian bukaan nya, dikarenakan perbedaan nya terlihat tidak terlalu mencolok. Mesin cuci top loading, posisi bukaannya berada diatas sedangkan untuk mesin cuci front loading posisi bukaannya berada di bagian depan. Perbedaan dari posisi bukaan ini bukan tanpa alasan, selain karena desain nya, perbedaan ini juga ternyata memiliki fungsi yang berbeda.

Nah, setelah anda mengetahui bahwa mesin cuci ternyata memiliki perbedaan pada bagian bukaan nya, tidak ada salah nya jika anda lebih mengetahui spesifikasi baik kelebihan maupun kekurangan dari jenis-jenis mesin cuci front loading ataupun top loading, berikut adalah spesifikasi mesin cuci berdasarkan tipe dan jenis nya, yang mungkin dapat membantu anda menambah referensi untuk menentukan mesin cuci jenis apa yang anda pilih.

Untuk Mesin cuci jenis front load atau mesin cuci bukaan depan lebih banyak kita jumpai di tempat laundry, karena mesin cuci jenis front load memiliki kemampuan mencuci dengan jumlah besar, penggunaan air yang lebih hemat, karena air dikeluarkan secara sedikit demi sedikit selama proses mencuci, dan penggunaan detergen nya pun hanya memerlukan sedikit takaran sehingga cocok apabila digunakan sebagai mesin cuci laundry.

Untuk Mesin cuci jenis top loading adalah mesin cuci yang paling banyak digunakan oleh para ibu rumah tangga karena harganya yang murah, dan hemat energy. Sehingga apabila dibandingkan dengan mesin cuci jenis front loading, kemampuan mesin cuci top loading bisa dikatakan sebanding.
Nah bagi anda yang ingin memahami lebih lanjut mengenai penjelasan rinci antara mesin cuci top loading dengan mesin cuci front loading, anda bisa membaca penjelasan rinci kedua mesin cuci tersebut di bawah ini :

1. Mesin cuci top loading membutuhkan lebih banyak air untuk mencuci dan membilas pakaian. sementara Mesin cuci front loading hanya  membutuhkan air  yang lebih sedikit, karena air akan di keluarkan sedikit demi sedikit saat mesin cuci mulai dinyalakan, jadi tidak secara sekaligus air di masukkan keseluruhan ke mesin cuci.

2. Mesin cuci top loading memiliki kapasitas yang jauh lebih banyak ketimbang mesin cuci front loading karena mesin cuci top loading menggunakan drum atau tabung yang lebih besar  dan wadah pengering terpisah.sementara untuk Mesin cuci front loading memiliki kapasitas yang lebih sedikit karena wadah atau tabung pembilas dan pengering menjadi satu.

3. nah yang terakhir Mesin cuci top loading membutuhkan deterjen lebih banyak.sementara  Mesin cuci front loading hanya membutuhkan deterjen yang lebih sedikit.

Nah, setelah anda membaca penjelasan rinci antara mesin cuci top loading dan mesin cuci front loading apakah anda telah memutuskan akan membeli mesin cuci dengan tipe yang mana ? tentunya membeli mesin cuci juga selain berdasarkan jenis mesin cuci antara top loading dengan front loading, juga anda harus memutuskan sesuai dengan kebutuhan dan budget yang anda miliki.

Jenis Mesin Cuci Hemat Energi

Jenis Mesin Cuci Hemat Energi - Mesin cuci hemat energy adalah salah satu jenis fitur pada mesin cuci yang paling banyak digandrungi oleh para ibu rumah tangga. Mesin cuci hemat energy biasanya dibanderol dengan harga yang cukup murah, biasanya  di pasaran sendiri mesin cuci hemat energy harga nya berkisar antara Rp. 700.000 sampai Rp. 5 juta, tidak heran dengan harga yang terbilang cukup terjangkau ini membuat mesin cuci dengan fitur hemat energy sangat popular di kalangan ibu rumah tangga. Mesin cuci yang mengandalkan fitur hemat energy biasanya adalah mesin cuci jenis top loading.

Seperti yang telah saya jelaskan pada artikel sebelumnya, menurut jenis bukaan nya, mesin cuci terbagi menjadi 2 jenis, yaitu mesin cuci top loading atau bukaan atas, dan mesin cuci front loading atau bukaan depan. mesin cuci front loading biasanya digunakan untuk keperluan bisnis laundry, karena kemampuan kapasitas mencuci yang besar, dan juga kualitas pengeringan lebih bagus ketimbang mesin cuci jenis top loading.  Lantas jika kita berbicara mengenai hemat energy, sebaiknya antara mesin cuci front loading dengan mesin cuci top loading lebih hemat yang mana sih ?
Kita lihat pada variable penggunaan listrik nya, secara umum mesin cuci top loading dan mesin cuci front loading sama-sama menggunakan listrik berkisar antara 300-500 watt.

Jenis Mesin Cuci Hemat Energi
Namun ada yang berbeda pada mesin cuci front loading. Mesin cuci front loading memiliki fasilitas tambahan, yaitu dapat mencuci dengan menggunakan air panas. Sayangnya, apabila anda ingin mencuci dengan air panas pada mesin cuci front loading, daya listrik yang dibutuhkan akan tambah meningkat menjadi 2100 watt. Jadi, apabila kita mempergunakan variable penggunaan listrik untuk memilih lebih hemat mana antara mesin cuci front loading dan mesin cuci top loading, maka mesin cuci top loading atau bukaan atas lebih hemat dalam hal penggunaan listrik.

Selain menggunakan variable penggunaan listrik, kita juga perlu menggunakan variable penggunaan air untuk menentukan lebih hemat mana antara mesin cuci top loading dengan mesin cuci front loading. Secara umum mesin cuci top loading membutuhkan air yang cukup banyak ketimbang mesin cuci front loading. Hal ini dikarenakan, untuk mencuci menggunakan mesin cuci top loading anda harus mengisi air sampai memenuhi tabung baru bisa menjalankan mesin nya.

Hal ini berbeda untuk mesin cuci front loading, air yang digunakan tidak sekaligus, melainkan proses masuknya air dari selang menuju tabung akan dikeluarkan sedikit-sedikit, mulai dari awal proses pencucian sampai proses pembilasan. Jadi apabila kita menggunakan variable penggunaan air untuk menentukan mana yang lebih hemat antara mesin cuci front loading dengan mesin cuci top loading, maka bisa dikatakan mesin cuci front loading lebih hemat penggunaan air nya.

Apakah sudah cukup hanya menggunakan variable penggunaan listrik dan variable penggunaaan air untuk menentukan lebih hemat mana antara mesin cuci top loading dengan mesin cuci front loading ?, jawaban nya adalah Ya sudah cukup.

Akan tetapi anda perlu mengetahui teknologi yang digunakan pada mesin cuci front loading dan mesin cuci top loading. Karena teknologi yang digunakan mempengaruhi kualitas mencuci. Pada mesin cuci top loading menggunakan teknologi perputaran horizontal, akibatnya air didalam tabung akan membentuk pusaran air. Celakanya, hal ini justru akan membuat pakaian yang dicuci sering terlilit dan kadang-kadang bisa menimbulkan robek. Lain hal nya pada mesin cuci front loading yang menggunakan teknologi perputaran vertical, hal ini mengakibatkan pakaian yang dicuci akan saling menimpa dan terjatuh kebawah. Namun justru cara ini membuat pakaian tidak akan saling terlilit, dan lebih memudahkan pada saat menyetrika, sehingga lebih hemat waktu dan tenaga.